Taiwan Bangun Sensor Gempa Bawah Laut Pertama

Taiwan mulai membangun sensor gempa bawah laut pertamanya dengan tujuan untuk memberikan peringatan awal mengenai gempa dan tsunami yang secara berkala menyerang negara tersebut.

Kepala dari pusat seismologi Taiwan mengatakan kalau perangkat tersebut akan memberi peringatan beberapa menit lebih awal dari bencana tersebut. Demikian seperti yang dikutip dari Pysorg, Selasa (22/3/2011).

“Diharapkan kalau perangkat tersebut mampu memberikan 10 detik tambahan jika gempa terjadi di wilayah timur,” ujar Kuo Kai-Wen. Hampir 70 persen gempa di Taiwan terjadi wilayah timur negara tersebut. “Alat tersebut juga memungkinkan kita mendapat 10 menit tambahan peringatan tsunami,” tambah Kai-Wen.

Taiwan memiliki lebih dari 100 sensor gempa, membuatnya seperti Jepang; negara dengan paling banyak sensor gempa. Kuo juga mengatakan kalau mereka akan menambah beberapa sensor lagi apabila pemerintah menyetujui rencana pembangunan mereka.

Taiwan cukup sering terkena gempa karena pulaunya berlokasi di antara pertemuan dua lempengan tektonik. Pada bulan September 1999, sebuah gempa sebesar 7,6 skala richter telah membunuh 2.400 orang, membuatnya sebagai salah satu bencana yang paling mematikan sepanjang sejarah Taiwan. (techno.Okezone 22/03/2011/iH2).

About Arief Rustandi

Sarjana Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung. Memiliki minat pada dunia jurnalistik, lingkungan hidup, pendidikan serta olahraga. Arief juga aktif sebagai Associate Researcher di ECOTAS GROUP Indonesia.
No comments yet.

Leave a Reply