Bandung Siap Sukseskan Aksi Global Earth Hour 2011

By Arief Rustandy – Fri Mar 25, 12:06 pm

Kampanye Earth Hour merupakan aksi serentak individu, komunitas, korporasi, dan pemerintah di seluruh dunia dalam mengurangi laju pemanasan global dan dampak perubahan iklim. Pada 2009 dan 2010, Earth Hour menjadi kampanye lingkungan hidup terbesar dalam sejarah karena berhasil meraih 1,5 milyar pendukung dari 4616 kota di 128 negara. Tahun 2011 ini diharapkan dukungan terhadap aksi ini lebih besar  dan lebih luas lagi.

Di Bandung, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyambut baik peringatan Earth Hour yang ditandai dengan mematikan lampu selama 1 jam. Menurutnya langkah ini perlu didukung dan diimplementasikan di lapangan. Heryawan mengakui dirinya sudah mengirimkan pesan singkat ke seluruh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi Jawa Barat serta kepada seluruh Bupati/Walikota.

Dalam pesan singkatnya kepada Bupati/Walikota se Jawa Barat, seperti dikutip dalam www.earthhour.wwf.or.id, Heryawan meminta dukungan dan partisipasi kepala daerah beserta jajarannya mendukung Kampanye “Earth Hour”. Begitu juga dengan seluruh jajaran OPD lingkup Pemprov Jabar agar menjadi perhatian. Dengan mematikan lampu selama 1 jam berarti menghemat penggunaan energi selama 1 jam pula. Gerakan itu dengan cara mematikan lampu pada jam 20.30 hingga 21.30, Sabtu malam (26/3/2011) secara serentak di seluruh Jawa Barat. Selain sebagai gerakan penghematan energi, juga merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap keseimbangan lingkungan. Hal itu menurut Heryawan menjadi momentum untuk secara masif melakukan gerakan penghematan energi untuk masa depan yang lebih baik. “Masyarakat dan segenap jajaran pemerintahan di Jawa Barat sepatutnya mendukung upaya-upaya dari gerakan penghematan energi, demi masa depan yang lebih baik,” tegas Heryawan di Gedung Negara Pakuan.

Sedangkan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf mengimbau warga Jabar untuk menghentikan sementara aktivitas di dunia maya saat berlangsungnya Earth Hour’. Pada waktu tersebut, seperti dikutip dari www.tribunnews.com, Dede menyebutnya dengan puasa internet. Mulai dari puasa facebook, puasa nge-tweet, dan puasa nge-blog. Hal itu disampaikan Dede dalam acara Press Release Earth Hour di Kantor BPLH Jabar, Jalan Naripan, Kamis (24/3/2011).

“Pada jam segitu, penggunaan BB dan internet sedang tinggi tingginya. Tapi untuk sehari itu saja diimbau untuk puasa dulu lah,” ujar Dede. Melakukan aktivitas dunia maya seperti akses facebook, twitter dan blog menurut Dede menggunakan energi listrik. Sementara inti dari program Earth Hour adalah pengurangan pemakaian listrik.

Bahkan Hotel Holiday Inn, Bandung siap menyukseskan kampaye Earth Hour 2011 pada 26 Maret 2011, dengan mematikan seluruh lampu penerangan di luar hotel selama satu jam, pukul 20.30—21.30. Seperti dikutip dari www.bisnis-jabar.com, Public Relation Manager Holiday Inn Mila M Omarsaid mengemukakan pada saat bersamaan hotel menggelar program promosi seperti diskon 50% untuk makanan dan minuman di Lobby Lounge serta diskon 50% makan malam di Kebun Bamboo.

Bagi yang ingin menghabiskan waktunya dengan melakukan perawatan tubuh akan mendapatkan promosi buy 1 get 1 free di Tea Tree Spa. “Kami juga akan menyebarkan selebaran serta memberikan taman mini kepada masyarakat, supaya lebih peduli lingkungan hidup,” katanya hari ini.

Holiday Inn memperoleh sertifikasi hijau seperti Bronze dari Green Globe pada tahun 2009, dan sertifikasi Silver dari Green Globe (sekarang Earth Check), karena dianggap berkomitmen dalam penyelamatan lingkungan.

Sebelumnya, Holiday Inn melakukan berbagai program ‘Go Green’. Seperti penghematan energi dengan penggunaan lampu LED. Selain itu, hotel ini juga mengganti boiler dengan water heater ramah lingkungan.

Air limbah hotel juga difungsikan ulang untuk menyiram tanaman. Sampah kering pun didaur ulang, dan sampah basah difungsikan sebagai pakan ternak. Hotel ini juga telah menggunakan bahan kimia ramah lingkungan serta menggunakan amenities kamar dengan biodegradable material. (iH2).

No comments yet.

Leave a Reply