Kayu Putih Potensial Dikembangkan [Pikiran Rakyat]

INDRAMAYU, (PRLM).- Pengusahaan tanaman kayu putih dinilai potensial dikembangkan secara kemitraan dengan masyarakat, menyusul lebih tingginya pesanan pembeli dibandingkan produksi. Pengusahaan kayu putih di Jabar yang selama ini diusahakan oleh Perum Perhutani Unit III KPH Indramayu dan KPH Sukabumi, sedang terus digenjot produksinya untuk memenuhi pesanan pasar yang meningkat.

Wakil Administratur KPH Indramayu, Isnin, di Indramayu, Selasa (5/4) mengatakan, tantangan pengusahaan tanaman kayu putih bagi masyarakat adalah dari luasan lahan yang dibutuhkan cukup besar. Tanaman kayu putih dimanfaatkan daunnya untuk kemudian disuling, untuk memenuhi berbagai kebutuhan bahan baku industri farmasi.

“Pengusahaan kayu putih tergolong usaha potensial bagi masyarakat, yang tinggal dibina dan diperkuat melalui pemasaran secara kemitraan. Pengusahaan tanaman kayu putih juga dapat dilakukan dengan cara pemanfaatan galengan di sawah, yang sehari-harinya dapat menjadi pemasukan tambahan bagi petani,” katanya.

Pabrik penyulingan minyak kayu putih milik Perum Perhutani sendiri berada di areal milik KPH Indramayu, dengan luasan areal tanaman kayu putih sekitar 10.000-an hektare. Pada lahan-lahan tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat melalui Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat dengan ditumpangsari dengan tanaman padi, di mana petani juga memperoleh pemasukan tambahan dari upah memetik daun kayu putih. (A-81/kur) ***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/node/140572

About Arief Rustandi

Sarjana Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung. Memiliki minat pada dunia jurnalistik, lingkungan hidup, pendidikan serta olahraga. Arief juga aktif sebagai Associate Researcher di ECOTAS GROUP Indonesia.
No comments yet.

Leave a Reply