Menimbang Pembentukan BLUD Sampah (2)

BLUD Persampahan

Salah satu peraturan terbaru yang sudah memberikan dasar hukum bagi pembentukan BLUD persampahan adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2010 Tentang Pedoman Pengelolaan Sampah (PMDN 33/2010). Berdasarkan Peraturan tersebut, Badan Layanan Umum Daerah Persampahan (BLUD Persampahan), adalah:

 “Unit Kerja pada SKPD di lingkungan pemerintah daerah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas.”

Pasal 14 ayat (2) PMDN 33/2010 menegaskan bahwa pemerintah daerah dapat membentuk BLUD Persampahan setingkat unit kerja pada SKPD [Satuan Kerja Perangkat Daerah] untuk mengelola sampah. Dengan demikian, apabila mengacu pada ketentuan tersebut maka BLUD persampahan bukanlah sebuah organisasi sendiri yang terpisah dari SKPD persampahan seperti Dinas Kebersihan, namun merupakan bagian dari SKPD yang bersangkutan.

Hal tersebut ditegaskan dengan ketentuan yang menyatakan bahwa BLUD Persampahan mempunyai tugas melaksanakan kebijakan, strategi, dan rencana SKPD yang membidangi persampahan (Pasal 17 (1)). Dalam melaksanakan tugasnya, BLUD persampahan didasarkan atas:

  1. terlaksananya pengelolaan sampah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  2.  tersedianya barang dan/atau jasa layanan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan pengelolaan persampahan;
  3. tertib administrasi pengelolaan persampahan dan pertanggungjawaban kepada SKPD yang membidangi persampahan.

Dalam hal pengelolaan keuangan, Pasal 18 PMDN 33/2010 menyatakan bahwa BLUD Persampahan dapat memungut dan mengelola biaya atas barang dan/atau jasa layanan pengelolaan sampah sesuai tarif yang ditetapkan dengan keputusan kepala daerah. Ketentuan ini sebenarnya merupakan esensi dari sebuah BLU yang mempunyai fleksibilitas dalam mengelola dana yang diterima dari biaya barang/jasa pelayanannya.

No comments yet.

Leave a Reply