Lima Hal Penting untuk Selamatkan Lingkungan

Jika Anda merasa tidak banyak berkontribusi untuk lingkungan, misalnya dengan mengganti lampu pijar anda dengan CFL/LED, atau melakukan pengomposan sampah rumah tangga Anda, mungkin Anda siap untuk membuat komitmen yang lebih dalam untuk kepedulian terhadap lingkungan. Beberapa strategi yang mungkin tampak agak radikal, tetapi akan menjadi salah satu tindakan paling berharga yang dapat Anda ambil untuk melindungi dan melestarikan lingkungan di muka bumi.

Sedikit Memiliki Anak atau Tidak Sama Sekali

Overpopulasi ini bisa dibilang penyebab paling serius dalam masalah lingkungan di dunia, karena akan berpengaruh terhadap hal lainnya. Populasi dunia tumbuh pesat dari 3 miliar pada Tahun 1959 menjadi 6 miliar pada Tahun 1999, artinya meningkat 100 persen hanya dalam kurun waktu 40 tahun. Saat ini diproyeksikan penduduk dunia akan melonjak ke angka 9 miliar pada Tahun 2040. Meskipun pertumbuhan penduduk dunia melambat pada paruh akhir abad ke-20 ini, namun tetap berpengaruh pada tingginya tingkat penyediaan akomodasi di dunia.

Planet bumi adalah sebuah sistem tertutup dengan sumber daya yang terbatas. Dan akan terasa segar dan nyaman jika sumber daya alam melimpah dengan dukungan lingkungan yang bersih. Misalnya sumber daya air, selain manusia pengguna air juga adalah berjuta hektar tanah tempat tumbuhnya makanan. Oleh karena itu, tingginya pertumbuhan penduduk dunia, berarti banyak pula yang membutuhkan sumber daya air tersebut, sehingga harus dibarengi dengan penghematan. Pada titik tertentu, sumber daya ada batasnya dan beberapa ilmuwan percaya kita telah melewati titik tersebut.

Pada akhirnya, kita perlu membatasi pertumbuhan penduduk di planet ini secara bertahap dengan jumlah populasi manusia yang lebih mudah dikelola. Ini berarti akan lebih banyak orang yang harus memutuskan untuk lebih sedikit memiliki anak. Hal ini mungkin terdengar sangat sederhana, tetapi keinginan untuk mereproduksi sangat fundamental untuk semua gender manusia. Sehingga keputusan untuk membatasi atau bahkan melupakan keinginan memiliki (banyak) anak akan sangat menguras emosi yang juga berkaitan dengan budaya dan agama. Program keluarga kecil terutama di negara-negara berkembang penting dilakukan agar mampu memerangi kelaparan dan kemiskinan, meningkatkan sanitasi dan kebersihan, serta kesehatan reproduksi.

Di banyak negara berkembang, keluarga besar bisa menjadi masalah hidup. Orang tua sering berkeinginan memiliki anak sebanyak mungkin untuk memastikan bahwa beberapa dari anaknya dapat membantu pekerjaan atau kelak bisa merawat orang tuanya. Bagi orang-orang dalam budaya seperti ini, menekan tingkat kelahiran hanya akan dilakukan jika datang isu-isu sosial yang serius, seperti; kemiskinan, kelaparan, sanitasi yang buruk dan penyakit.

Pergunakan Air dengan Bijak dan Buatlah Air Menjadi Bersih

Segar, begitulah jika kita menemukan air bersih. Oleh karennya air bersih sangat penting untuk kehidupan dan tidak ada yang bisa hidup lama tanpa air bersih. Namun air bersih merupakan salah satu sumber daya yang langka dan paling terancam di planet kita yang semakin rapuh ini. Air mencakup lebih dari 70 persen dari permukaan bumi, tetapi sebagian besar yaitu air garam. Sedangkan persediaan air tawar sangat lebih terbatas, dan hari ini sepertiga dari penduduk dunia kekurangan akses terhadap kebersihan air minum. Menurut PBB, 95 persen kota di dunia masih menggunakan persediaan air bersihnya dari sisa pembuangan limbah mentah. Tidak mengherankan, 80 persen dari semua penyakit di negara-negara berkembang terkait dengan air yang tidak bersih. Oleh karena itu, gunakan air seperlunya, jangan membuang air yang biasa Anda gunakan untuk hal yang tidak perlu, dan hindari apa saja yang dapat mengotori atau membahayakan pasokan air.

Makanlah dengan Penuh Tanggung Jawab

Jika Anda memakan makanan lokal, berarti Anda juga mendukung para petani lokal dan para pedagang di lingkungan Anda sendiri. Selain itu, makanan lokal juga dapat mengurangi jumlah bahan bakar, polusi udara dan emisi gas rumah kaca yang digunakan saat pendistribusian bahan-bahan makanan. Jika Anda mengkonsumsi daging organik, berarti menghasilkan terus pestisida dan pupuk kimia dari piring Anda yang hanya keluar dari sungai ke sungai.

Makan bertanggung jawab juga berarti makan sedikit atau mungkin tidak sama sekali terhadap daging atau produk hewani lainnya, seperti telur dan produk susu. Ini adalah masalah pelayanan yang baik terhadap sumber daya kita yang terbatas. Hewan ternak memancarkan metana dan gas rumah kaca yang potensial sehingga memberikan kontribusi terhadap pemanasan global. Bahkan persediaan makanan hewan ternak memerlukan peningkatan lebih banyak lahan dan air daripada tanaman pangan.

Ternak sekarang menggunakan 30 persen dari permukaan tanah planet itu, termasuk 33 persen lahan pertanian di seluruh dunia, yang digunakan untuk menghasilkan pakan ternak. Setiap kali Anda makan dari jenis nabati bukan makanan hewani, berarti Anda menyimpan sekitar 280 galon air dan melindungi 12-50 m2 tanah dari ancaman deforestasi dan polusi pestisida dan pupuk.

Menghemat Energi dan Beralih ke Energi Terbarukan

Mengganti penggunaan kendaraan pribadi dengan berjalan, bersepeda dan memanfaatkan transportasi publik tidak hanya akan membuat Anda sehat dan hemat, tetapi juga membantu melestarikan sumber daya energi yang berharga. Menurut sebuah studi oleh American Public Transportation Association, keluarga yang menggunakan angkutan umum dapat mengurangi biaya rumah tangga mereka sebesar $ 6.200 per tahun. Jumlah ini lebih besar dari biaya rumah tangga rata-rata orang Amerika untuk keperluan makanan setiap tahun.

Ada puluhan cara lain yang dapat dilakukan untuk menghemat energi, mulai dari mematikan lampu dan melepas peralatan ketika tidak digunakan, mandi dengan air dingin selama musim panas, hingga stripping pintu dan jendela agar rumah atau kantor tidak terlalu panas atau overcooling. Salah satu cara untuk memulai adalah mendapatkan audit energi gratis dari perusahaan utilitas di kota Anda.

Bila mungkin, gantilah bahan bakar fosil dengan energi terbarukan. Sebagai contoh, banyak perusahaan utilitas sekarang yang menawarkan energi hijau alternatif, sehingga Anda bisa mendapatkan beberapa peralatan yang asalnya menggunakan energi listrik menjadi energi angin, matahari atau sumber energi terbarukan lainnya.

Kurangi Jejak Karbon Anda

Banyak aktivitas manusia mulai dari penggunaan pembangkit listrik tenaga batubara sampai dengan emisi kendaraan bertenaga bensin yang menyebabkan gas rumah kaca, sehingga berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Para ilmuwan telah melihat perubahan iklim yang cukup signifikan, sehingga mengarah pada kemungkinan konsekuensi yang serius bagi bumi. Tanda-tandanya sudah kita rasakan dengan meningkatnya kekeringan yang dapat mengurangi pasokan makanan dan air, serta naiknya permukaan air laut yang menenggelamkan pulau/wilayah pesisir, sehingga menciptakan jutaan pengungsi lingkungan.

Calculators Online dapat membantu Anda mengukur dan mengurangi jejak karbon pribadi Anda, namun perubahan iklim merupakan masalah global yang membutuhkan solusi global pula. Sejauh ini, negara-negara di dunia telah lambat untuk menemukan landasan bersama mengenai masalah ini. Selain menurunkan jejak karbon Anda sendiri, biarkan pejabat pemerintah Anda tahu bahwa Anda mengharapkan mereka untuk mengambil tindakan terhadap masalah ini dan terus memberikan “tekanan” sampai mereka lakukannya. (iH2).

Sumber: http://environment.about.com/od/activismvolunteering/a/5important_vironmental_actions.htm Posted By Larry West Diterjemahkan oleh Arief Rustandy.

About Arief Rustandi

Sarjana Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung. Memiliki minat pada dunia jurnalistik, lingkungan hidup, pendidikan serta olahraga. Arief juga aktif sebagai Associate Researcher di ECOTAS GROUP Indonesia.
No comments yet.

Leave a Reply