Kebisingan Mempengaruhi Ekosistem

Gambaran skematis bagaimana masking mengurangi wilayah pendengaran binatang. (Photo by Ted E Dunn dari nature.nps.gov)

Gambaran skematis bagaimana masking mengurangi wilayah pendengaran binatang. (Photo by Ted E Dunn dari nature.nps.gov)

Kebisingan ternyata tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan manusia namun juga berpengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup lain. “Kebisingan akibat aktifitas manusia dapat mempengaruhi kehidupan banyak spesies. Spesies yang kurang toleran terhadap kebisingan dapat terancam, dan pada akhirnya dapat menyebabkan kepunahan keanekaragaman hayati.” Demikian pendapat Sarah Reed, peneliti dari Wildlife Conservation Society (WCS).

Sementara itu, Nature Sound Society mengungkapkan bahwa hasil penelitian pada skala laboratorium dan penelitian lapangan menemukan bahwa kebisingan mempengaruhi binatang setidaknya dalam 4 hal, yaitu: (1)  kehilangan pendengarangan yang diakibatkan oleh kebisingan di atas 85 desibel (dB), (2) ketidakmampuan untuk mendengar tanda-tanda lingkungan (masking)  (3) efek psikologis seperti meningkatnya detak jantung dan pernapasan serta stress, dan (4) pengaruh pada perilaku, yang diantaranya bisa berakibat pada kehilangan kemampuan untuk bereproduksi.

No comments yet.

Leave a Reply