PONTIANAK – Badan Lingkungan Hidup Kalimantan Barat melihat indikasi kuat bahwa pembakar lahan bukan hanya kalangan petani tetapi juga para pengusaha, terutama developer (pengembang) perumahan.

Menurut Kepala BLH, Darmawan, indikasi itu sering ditemukan ketika pihaknya melakukan pemantauan kebakaran di beberapa lokasi di sekitar Kota Pontianak. “Itu sering kejadian. Mereka menyuruh masyarakat yang membakar untuk membuka dan membersihkan lahan,” ungkapnya kemarin. Cara ini dipilih pengusaha karena dianggap paling murah.

Sayangnya, sampai sekarang petugas belum pernah menangkap tangan pelaku. Biasanya, kata Darmawan, tidak seorang pun ditemukan di sekitar lokasi kebakaran. “Orangnya tidak ada, tetapi apinya sudah kemana-mana,” ujarnya. Apabila tertangkap tangan, petugas siap membawa pelaku ke polisi untuk diproses lebih lanjut. Khusus untuk pelaku pembakaran dari kalangan masyarakat atau petani, Darmawan menyebutkan, beberapa tahun lalu pemprov sudah pernah melakukan penangkapan dan membawa pelaku ke polisi.
Artikel selengkapnya silakan baca di Pontianakpost.com

Previous article4 Cara Membangun Strategi Hijau dalam Perusahaan
Next articleHentikan Aktivitas Developer [Pontianak POst]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here