SAMARINDA. Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Samarinda, Hj Ida Nursanti meminta kepada semua pemasang reklame untuk tidak merusak taman. Khususnya reklame-reklame non permanen yang hanya bersifat momentuman.
“Kita memang tidak mengurus masalah pelanggaran terhadap aturan. Tapi kita tidak mau kalau pemasangan reklame itu sampai merusak taman. Terutama pohon yang kita rawat selama ini,” katanya.
Selama ini, terang Ida, petugasnya juga sering membuka sendiri bila dianggap berpotensi merusak tanaman. Namun itu tidak mungkin dilakukan secara terus menerus tanpa diikuti dengan kesadaran dari masyarakat.
“Kita minta kerjasamaanya. Tidak hanya di taman median jalan. Di pinggir jalan juga tidak boleh kalau itu ditempel di pohon,” tegasnya.
Kata dia, boleh-boleh saja melakukan publikasi entah itu kegiatan sosial ataupun bisnis. Namun tentunya tidak boleh pula mengabaikan sisi estetika kota. Apalagi sampai merusak.
“Pohon-pohon itu kan sudah puluhan tahun kita rawat. Tentunya dengan pengorbanan tenaga dan anggaran yang tidak sedikit. Jadi mohon kerjasamanya untuk bersama menjaga,” pintanya. (yes)

Previous articlePDAM Bontang Defisit Rp 2,5 Miliar per Tahun [Tribun]
Next articleTPA Dukong Jadi Hutan Wisata [Bangkapos]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here