Jambi (ANTARA News) – Kegiatan illegal logging di Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah mengikis kelestarian taman nasional Berbak (TNB) yang sebagian besar berada di daerah itu.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Desa (Fokmades) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Arie Suriyanto, di Muarasabak, ibu kota Kabupaten Tanjabtim, Selasa.

Arie menjelaskan, kawasan membentang di dua kabupaten yakni Kabupaten Tanjabtim dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dengan luas mencapai 162.700 hektar. Sementara, sekitar 139.000 hektar diantaranya berada dikawasan Tanjabtim.

“Diperkirakan kerusakan kawasan TNB di Tanjabtim mencapai 60 persen dari luas keseluruhan di daerah ini sejak 2001 silam,” ujarnya.

Menurut dia, dari 60 kerusakan tersebut terbagi dalam beberapa jenis kerusakan. 40 persen diantaranya termasuk kategori sangat parah karena dinilai telah punah akibat ulah manusia melalui illegal logging dan perambahan liar.  20 persen termasuk kerusakan sedang dan ringan, sehingga bisa dilakukan peremajaan kawasan hutan melalui reboisasi.

Hanya saja, upaya reboisasi juga dinilai belum bisa mengembalikan kelestarian TNB dikawasan Tanjabtim seperti sediakala.

“Yang patut disayangkan, kegiatan illegal logging sangat tersistem dan mengindikasikan adanya keterlibatan oknum aparat hukum dan pemerintah daerah,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, hampir setiap hari puluhan kubik kayu hasil olahan yang bersumber di kawasan TNB keluar dari sejumlah anak sungai dan bermuara di sungai Batanghari.(Antara/iH6)

Previous articlePemanasan Global, Laba-Laba Beracun Migrasi [Vivanews]
Next articleSampah Impor Penuhi Sungai Dumai [Antara News]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here